Tips Menjadi Fasilitator Yang Mengesankan

“Pandangan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah anda.” Begitu bunyi salah satu bunyi iklan salah satu parfum terkenal yang ada di televisi. Iklan itu dibuat pastilah dibuat dengan maksud bukan hanya sebagai magnet untuk menarik konsumen, namun lebih dari itu si penjual ingin meyakinkan kepada seluruh orang bahwa setelah memakai parfum tersebut, si pemakai akan ”menggoda” untuk menjadi sesuatu yang spesial bagi orang lain.

Sunarto Fasilitator yang mengesankan

Sunarto Fasilitator yang mengesankan

Fasilitator tentu juga menginginkan tetap mengesan di hati para pesertanya. Kesan pertama akan sangat menentukan ”marketable” seorang fasilitator. Fasilitator yang mampu membuat para pesertanya terkesan, akan membuat fasilitator yang bersangkutan semakin laku. Paling tidak apa yang disajikan olehnya akan tetap diingat oleh para peserta yang pernah dilatihnya.
Berbagai tips membuat kita sebagai fasilitator mengesan, antara lain: Baca lebih lanjut

Tips Menjadi Fasilitator yang menarik

Fasilitator mempunyai banyak kesamaan dengan seorang artis. Kalau seorang artis akan tampil dipanggung untuk bernyanyi atai bersandiwara, sedangkan bagi seorang fasilitator tampil adalah untuk menyajikan materi pelatihan. Berbagai upaya dilakukan oleh seorang artis untuk menarik perhatian para penontonnya, seperti memakai pakaian mencolok dengan rambut disemir. Melantunkan lagu-lagu baru dengan memadukan koreografi yang berbeda dari biasanya.

Sunarto Fasilitator yang menarik

Sunarto Fasilitator yang menarik

Apakah fasilitator perlu juga berupaya menarik perhatian bagi para peserta? Jawabnya adalah YA. Fasilitator adalah publik figur (pusat perhatian) bagi para peserta pelatihan. Seorang yang menjadi publik figur tentulah harus tetap menarik dilihat kapanpun dan di manapun. Tentu teknik-teknik menarik perhatian seorang fasilitator akan berbeda dengan seorang artis. Karena seorang fasilitator tetap berfungsi sebagai ”guru” bagi para pesertanya, maka harus tetap memperhatikan norma-norma tertentu yang dapat dijadikan sebagai panutan bagi para ”muridnya”.
Berdasarkan survei yang pernah dilakukan oleh penulis, fasilitator yang kurang menarik adalah sebagai berikut: Baca lebih lanjut

Tips untuk menjadi Fasilitator yang Percaya Diri

Sunarto Fasilitator Percaya Diri

Sunarto Fasilitator Percaya Diri

Percaya diri merupakan hal pertama yang harus dimiliki oleh seorang fasilitator. Fasilitator yang kurang memiliki rasa percaya diri akan banyak menghadapi kendala ketika menyajikan materi dihadapan para peserta. Hal-hal yang mungkin terjadi jika fasilitator tidak memiliki rasa percaya diri yang kuat, antara lain:

(1) Lupa mengungkapkan kata-kata yang harus disampaikan, padahal sudah direncanakan dengan baik,

(2) Materi yang disampaikan lebih cepat selesai dari yang direncanakan, padahal waktu masih lama,

(3) menjadi kurang jernih dalam menanggapi permasalahan yang muncul dalam pelatihan, Baca lebih lanjut

Soal Ujian Nasional SMA tahun 2009 (kisi-kisi)

Adik-adik yang sekarang sedang berada di kelas 3 SMA atau kelas 12 tentu sedang belajar keras untuk mempersiapkan ujian nasional yang akan dilaksanakan sekitar bulan april 2009 yang akan datang. Tentu adik-adik menginginkan lulus dengan baik. Bahkan jika memungkinkan bukan hanya sekedar lulus, tetapi juga mampu mencapau nilai Ujian Nasional yang memuaskan.

Berikut ini saya berikan kepada adik-adik semua tentang kisi-kisi soal ujian nasional tahun 2009 yang akan digunakan sebagai dasar untuk membuat soal. Kisi-kisi ini dibuat persoal, sehingga adik-adik bisa membuat prediksi soal yang tentu sangat mendekati soal yang nantinya akan keluar dalam Ujian Nasional.

Silahkan DOWNLOAD DI SINI untuk mendapatkannya.

OK, selamat mencoba

Pelatihan Nasional: Penerapan ICT dalam Pembelajaran

Klaten, 20 Juli 2008,

Bulan Juli barangkali merupakan bulan istimewa bagi provinsi Jawa Tengah utamanya bagi para guru yang ingin mengembangkan pembelajaran dengan ICT. Pada bulan ini workshop ICT tingkat nasional ini dilaksanakan di Klaten dengan peserta dari 7 provinsi, yaitu: Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Sumatera Utara, DI Aceh, dan Sulawesi Selatan.

NATIONAL ICT WORKSHOP

NATIONAL ICT WORKSHOP

National ICT Workshop kali ini terasa istimewa karena dapat mendatangkan mendatangkan nara sumber langsung Mrs. Mary Burn dari Amarika Serikat.

Dalam kesempatan ini saya juga diberikan kesempatan untuk menyajikan materi  what is CRC. Apakah CRC itu? CRC adalah singkatan dari Cluster Resourse Center atau diterjemahkan dalam bahasa indonesia adalah Pusat Sumber Belajar Gugus (PSBG). Saya menyajikan materi apa dan mengapa perlu PSBG. Selain itu bagaimana optimalisasi PSBG.

Kenapa saya diminta menyajikan materi ini? Ya, dikarenakan saya adalah CRC Coordinator pada DBE 2 di Jawa Tengah.

Adapun agenda National ICT Workshop adalah sebagai berikut:

  Baca lebih lanjut

Penghargaan bagi Penggiat Website USAID-INDONESIA

Dr. Arief Sadiman, Sunarto (saya), MTT Sulses (wakil dari Amir Mallarangan), W Gora S, Micheal Calvano

Dari kiri: Dr. Arief Sadiman, Sunarto (saya), MTT Sulses (wakil dari Amir Mallarangan), W Gora S, Micheal Calvano

Mengakhiri tahun 2008 DBE 2 USAID mengadakan hajatan besar untuk memberikan penghargaan terhadap seluruh PSBG (Pusat Sumber Belajar Gugus) terbaik yang ada di Indonesia.

Pada kesempatan ini terpilih 10 PSBG dari 10 provinsi, yaitu: Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera Utara, DI Aceh, Sulsel dan Banten.

Pada kesempatan ini juga diberikan penghargaan kepada para penggiat teraktif  pada website atau blog yang dimiliki oleh DBE 2 -USAID, yang lebih dikenal dengan nama ‘blog: apakabarpsbg’.

Pemberian penghargaan tersebut dilakukan untuk mengapresiasi kerja keras para guru yang telah mendedikasikan diri, aktif mengirimkan tulisan dalam blog pendidikan ini.

Tiga orang yang mendapatkan penghargaan tersebut adalah saya, Winastwan Gora (Education Technology Officer DBE2 Jakarta) yang telah membuat dan mengembangkan blog ini, kemudian Bapak Sunarto (District Learning Coordinator DBE2 Jawa Tengah) dan Amir Mallarangan (District Learning Coordinator DBE2 Sulawesi Selatan) yang waktu itu diwakili oleh seorang Ibu Master Teacher Trainer DBE2 Sulawesi Selatan karena beliau berhalangan hadir.

TOT: PAKEM IPA

IPA, adalah sebuah mata pelajaran yang mempelajari ilmu alam untuk siswa sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah tingkat pertama (SMP/SLTP). Namun berbeda pada istilah yang terdapat di sekolah menengah tingkat atas (SMA/SMU) dan perguruan tinggi, kata IPA lebih dikenal sebagai salah satu penjurusan kelas yang secara khusus lebih memfokuskan untuk membahas ilmu-ilmu eksakta.

TOT Pembelajaran Aktif IPA SD/MI

TOT Pembelajaran Aktif IPA SD/MI

Ilmu Pengetahuan Alam

, biasa disingkat

Pembelajaran IPA mempunyai karakteristik tersendiri. Mengenai karakteristik pembelajaran IPA di SD/MI di bahas secara mendalam dan terperinci dalam TOT PAKEM. Sebagaimana telah dilaksanakan TOT PAKEM IPA baru-baru ini bagi para fasilitator daerah. TOT tersebut juga diikuti oleh perguruan tinggi-perguruan tinggi yang ada di Jawa Tengah, antara lain: UNNES, IAIN Walisanga, Universitas Tidar, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Satyawacana, Universitas Widya Dharma Klaten, IKIP PGRI Semarang dan juga LPMP.  TOT dilaksanakan di Grand Wahid Hotel Salatiga.

Pelatihan untuk para pelatih ini dilaksanakan selama 5 hari untuk memberikan bekal kepada seluruh pelatih daerah atau fasilitator agar menguasai  tentang:

Baca lebih lanjut

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.