• SUNARTO

  • Masuk lewat sini!

  • Februari 2009
    S S R K J S M
    « Jan    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    232425262728  
  • PAKEM

  • RSS KABAR PENDIDIKAN

    • Apresiasi Program Membaca di Kelas: Kisah Anak-Anak Sulsel (Bagian 2-Selesai)
      Harapan besar dititipkan pada guru Para guru dituntut untuk menyiapkan waktu berkualitas dalam pembelajaran di kelas awal. Pemanfaatan waktu di dalam pembelajaran tematik merupakan suatu bentuk bahasa cinta guru kepada anak didiknya dengan memanfaatkan waktu bersama anak berkomunikasi tentang aktivitasnya sehari-hari, memasukkan nilai moral dan spiritual. Se […]
      mallarangan15
    • NACTI 2011, Lomba Guru untuk Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran
      National Competition of Technology Integration 2011 Bagi para pendidik di Indonesia, ada ajang Lomba Guru yang patut Anda ikuti. Kegiatan lomba yang diselenggarakan oleh EduPartner Institute dan Pazia Shop ini diberi nama NACTI (National Competition of Technology Integration). Kompetisi/lomba dengan tema “Fun and Creative with Information and Communication T […]
      apakabarpsbg
    • New Learning Environment: Electronic & Mobile-Learning
      Jakarta, 4-6 Fabuari 201 Sebuah perkembangan baru di dunia pendidikan yang sangat luar biasa dalam pemanfaatan teknologi informasi. Setelah sebelumnya dunia pendidikan dibuat terang dengan dengan e-learning, kini ada media yang sangat canggih, murah dan sebenarnya sudah dimiliki oleh masyarakat luas sejak decade 1990-an, yaitu handphone yang bisa digunakan u […]
      sunartombs
    • Dosen Elektronika Bangun Kelas Online
      Workshop Program Pengembangan Elearning Prodi Elektronika FT UNM – DBE2 USAID Sulsel Pembelajaran online tak mengenal usia. Tua muda bisa menggunakan teknologi untuk belajar. Pesan ini mengemuka dalam testimoni Provincial Coordinator DBE 2 USAID Sulawesi Selatan, David Ehrmann, dan ibunya, Barbara Ehrmann, di acara pembukaan Workshop Pengembangan E-Learning […]
      apakabarpsbg
    • DBE 2 – USAID Jawa Tengah Dampingi Rintisan Pendidikan Jarak Jauh di IAIN Walisongo Semarang
      IAIN Walisongo bekerjasama dengan DBE 2-USAID sedang merintis kelas online dalam Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Letter of Agreement (LoA) IAIN dengan DBE 2-USAID telah ditandatangani oleh Pgs Rektor IAIN Walisongo, Prof Dr Muhibbin M.Ag dengan Chief of Party DBE 2-USAID Michael Calvano, Ph.D pada tanggal 2 Desember 2010. Inti program ini adalah pengemb […]
      mas4fl4h
  • Klik tertinggi

    • Tidak ada
  • Tulisan Terakhir

  • Blog Stats

    • 20,019 hits
  • Flickr Photos

  • Iklan

Tips Menjadi Fasilitator yang menarik

Fasilitator mempunyai banyak kesamaan dengan seorang artis. Kalau seorang artis akan tampil dipanggung untuk bernyanyi atai bersandiwara, sedangkan bagi seorang fasilitator tampil adalah untuk menyajikan materi pelatihan. Berbagai upaya dilakukan oleh seorang artis untuk menarik perhatian para penontonnya, seperti memakai pakaian mencolok dengan rambut disemir. Melantunkan lagu-lagu baru dengan memadukan koreografi yang berbeda dari biasanya.

Sunarto Fasilitator yang menarik

Sunarto Fasilitator yang menarik

Apakah fasilitator perlu juga berupaya menarik perhatian bagi para peserta? Jawabnya adalah YA. Fasilitator adalah publik figur (pusat perhatian) bagi para peserta pelatihan. Seorang yang menjadi publik figur tentulah harus tetap menarik dilihat kapanpun dan di manapun. Tentu teknik-teknik menarik perhatian seorang fasilitator akan berbeda dengan seorang artis. Karena seorang fasilitator tetap berfungsi sebagai ”guru” bagi para pesertanya, maka harus tetap memperhatikan norma-norma tertentu yang dapat dijadikan sebagai panutan bagi para ”muridnya”.
Berdasarkan survei yang pernah dilakukan oleh penulis, fasilitator yang kurang menarik adalah sebagai berikut:
a. Terlalu banyak ceramah
b. Suara yang monoton
c. Berpakaian kurang rapi
d. Berpakaian terlalu resmi
e. Sulit menerima masukan dari peserta
f. Jarang tersenyum
g. Kelihatan kurang cerdas
h. Tidak Percaya diri
i. Kurang humor

Berbagai tips agar fasilitator tetap menarik:

  1. Berpakaian yang pantas dan rapi.
  2. Bukalah sesi dengan sebuah pertanyaan ataupun pernyataan yang menantang. Teknik ini terbukti cukup menarik perhatian peserta pelatihan pada saat awal menyiapkan mentalnya. Hal tersebut dapat dilakukan dengan model kuis, contohnya: Ada 2 orang bapak dan 2 orang anak pergi memancing, setelah seharian mereka mendapatkan masing-masing 1 ekor ikan. Merekapun pulang, tetapi ketika akan digoreng ternyata ikannya hanya 3 ekor, mengapa demikian? Bisa juga dengan memberikan pernyataan-pernyataan kontroversial, seperti: ”Bapak-bapak dan ibu-ibu, prinsip ekonomi yang selama ini kita tahu adalah dengan modal sekecil-kecilnya menghasilkan keuntungan yang sebesarnya. Namun untuk kondisi sekarang prinsip itu sudah tidak tepat lagi. Mengapa?”
  3. Belajarlah untuk dapat memberikan humor-humor segar. Sekarang banyak sekali buku-buku humor yang dapat diperoleh. Di internet juga banyak dijumpai situs-situs humor, baik berupa cerita maupun gambar-gambar bahkan video lucu juga dapat kita jumpai.
  4. Gunakan media yang dapat membantu mempermudah presentasi, seperti OHP, LCD, white board ataupun alat peraga lainnya.
  5. Berbicaralah dengan jelas dan tidak tergesa-gesa.
  6. Setiap kali menyajikan materi, tampilkan sesuatu yang berbeda termasuk dalam menyajikan materi yang sama dalam waktu yang berbeda.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: